![]() |
Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan oleh seorang pemancing yang berada di lokasi, dibantu warga lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi G-4566-CCG sepulang dari Dukuh Soka, Desa Winduaji. Sesampainya di jalan samping Waduk Penjalin RT 05 RW 04 Dukuh Karang Nangka, korban mendadak merasakan sakit perut dan mual.
Korban kemudian berhenti, turun dari sepeda motor, lalu berjalan ke tepi waduk. Saat muntah-muntah, kaki korban terpeleset hingga jatuh ke dalam air. Karena tidak bisa berenang, korban pun berteriak minta tolong.
“Korban berteriak-teriak sambil meronta. Saya bersama seorang warga lain langsung mencebur ke waduk untuk menarik dan menggendong korban ke tepi. Alhamdulillah korban selamat,” ungkap Nurul Huda, pemancing yang menolong korban.
Setelah berhasil dievakuasi, korban segera dilarikan ke Puskesmas Paguyangan untuk mendapatkan perawatan medis. Menurut keterangan perawat Iin Siswantini, S.Kep, Ns, korban datang dalam keadaan sadar dengan kondisi tensi normal. Setelah mendapat tindakan medis di UGD, kondisi korban berangsur membaik.
Plh Danramil 11/Paguyangan, Serka Joni Rakhyanto, bersama Babinsa Serka Aneko Priambodo, membenarkan adanya insiden tersebut.
Pihak keamanan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada ketika beraktivitas di sekitar Waduk Penjalin. Pasalnya, sekitar 25 meter dari tepian waduk kini dipenuhi tumbuhan ganggang air (gulma) yang padat. Jika seseorang jatuh dan terjerat gulma, pergerakan justru akan membuatnya semakin sulit menyelamatkan diri.***

