Polsek Bantarkawung Gelar Pembinaan Anti-Bullying di SMP Negeri 3 Bantarkawung

BREBES.INFO. - Polsek Bantarkawung melalui Kanit Binmas, Aiptu Asep Syaifurohman, SH, melaksanakan kegiatan "Police Goes to School" di SMP Negeri 3 Bantarkawung, Kamis (26/09/2024). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan kepada para siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) serta pentingnya menjaga disiplin di sekolah.

Kapolsek Bantarkawung AKP Lukas Subekti melalui Kanit Binmas, Aiptu Asep Syaifurohman, SH, menekankan bahwa perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun psikologis, dapat menimbulkan dampak negatif yang serius. "Bullying, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial, dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati, dan tertekan. Hal ini dapat berujung pada tindak kekerasan yang bisa melibatkan ranah hukum," ujar Aiptu Asep di hadapan para siswa.

Aiptu Asep juga menjelaskan bahwa peran orang tua, guru, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Ia mendorong para siswa untuk menjalin persahabatan, menghindari konflik, dan menyelesaikan masalah tanpa menggunakan kekerasan. "Semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Jangan rusak masa depan kalian karena tindakan yang tidak bijaksana. Ingatlah, kalian adalah penerus bangsa," tambahnya.

Kegiatan pembinaan ini juga diharapkan dapat membuat siswa memahami bahaya bullying beserta dampaknya, serta mendorong partisipasi seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, bebas dari perundungan.

Lebih lanjut, Aiptu Asep menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. "Dengan menaati tata tertib, para siswa dapat menghindari kenakalan remaja dan perilaku yang melanggar hukum," imbuhnya.

Di akhir acara, Kepala SMP Negeri 3 Bantarkawung, Solehudin M.Pd.I, mengucapkan terima kasih kepada Polsek Bantarkawung atas pembinaan yang telah diberikan. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan turut memperbaiki perilaku siswa di sekolah.

Pembinaan ini diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan bebas dari perilaku bullying. Tandasnya. (Rizal Sismoro)

close