![]() |
Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, S.E., bertepatan dengan kegiatan Halalbihalal pegawai rumah sakit.
Wakil Bupati Brebes menyampaikan apresiasi atas langkah cepat RSUD Ir. Soekarno dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat, khususnya di wilayah tengah Brebes.
"Alhamdulillah, hari ini saya mengunjungi RSUD Ir. Soekarno sekaligus meresmikan ruang KRIS. Rumah sakit ini sudah semakin baik dan layak menjadi pilihan utama masyarakat,” ujar Wurja.
Ia mengajak masyarakat dari wilayah Ketanggungan, Larangan, Kersana, hingga Tanjung untuk tidak ragu menggunakan layanan kesehatan di RSUD Ir. Soekarno.
![]() |
“KRIS menghadirkan kenyamanan dan pelayanan yang lebih bermartabat. Ini adalah bukti bahwa pemerintah daerah serius dalam meningkatkan kualitas sektor kesehatan,” tambahnya.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya sinergi antara rumah sakit, Puskesmas, dan masyarakat demi tercapainya pelayanan yang optimal. Ia mengimbau seluruh tenaga medis untuk bekerja dengan sepenuh hati dan profesionalisme tinggi.
Direktur RSUD Ir. Soekarno, dr. Ali Budiarto, menyampaikan bahwa rumah sakit yang berdiri sejak 2022 ini merupakan fasilitas layanan kesehatan tipe D yang terus berkembang.
“Pembangunan ruang KRIS adalah hasil kerja keras seluruh civitas hospitalia. Saat ini kami memiliki 119 tempat tidur, dan angka kunjungan pasien terus meningkat,” jelas dr. Ali.
Pada tahun 2024, RSUD mencatat 1.125 pasien rawat jalan, dan hingga April 2025, angka tersebut melonjak menjadi 3.997 pasien. Sementara itu, jumlah kunjungan di layanan IGD telah mencapai 668 pasien.
Pembangunan ruang KRIS dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK), sedangkan peralatan ruangan diperoleh dari hibah eks Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta, termasuk 4.000 unit tempat tidur yang disesuaikan untuk memenuhi standar KRIS.
Lebih lanjut, dr. Ali menegaskan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan peningkatan status menjadi RSUD tipe C, dengan penambahan kapasitas tempat tidur hingga 160 unit dan pengembangan layanan spesialis seperti jantung, paru, dan unit hemodialisa (cuci darah).
Meski demikian, ia mengakui adanya tantangan dalam hal keterbatasan tenaga medis, terutama perawat.
“Kami sudah mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan. Harapannya, setelah kunjungan Wakil Bupati ini, kebutuhan tenaga bisa segera terpenuhi sehingga ruang KRIS bisa langsung difungsikan,” harap dr. Ali.
Ia menegaskan bahwa RSUD Ir. Soekarno berkomitmen menjadi pusat layanan kesehatan yang unggul dan terpercaya di wilayah Brebes, sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. ( Rizal Sismoro)