![]() |
Jenis pohon yang ditanam meliputi Mangga, Rambutan, Nangka, Alpukat, dan Pinus—masing-masing sebanyak 100 bibit. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan peduli lingkungan untuk mengurangi dampak pemanasan global dan mencegah bencana alam.
Babinsa Koramil 10/Sirampog, Serma Agus Susilo, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan. Ia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi warga untuk terus peduli terhadap lingkungan.
“Sebanyak 500 bibit pohon sudah kami tanam bersama 40 mahasiswa dari empat perguruan tinggi. Semoga dalam dua hingga tiga tahun ke depan, pohon-pohon ini tumbuh subur, menghasilkan oksigen, dan memperbaiki ekosistem hutan lindung Dawuhan,” ujarnya.
Serma Agus juga berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan secara bertahap dan berkelanjutan.
Kepala Desa Dawuhan, Iwan Budi Siswanto, S.E., turut menyampaikan apresiasinya kepada TNI, mahasiswa dari Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), Universitas Peradaban, Al-Hikmah, dan STAI, serta seluruh masyarakat yang terlibat dalam aksi ini.
“Gerakan tanam pohon ini adalah langkah nyata untuk menyelamatkan bumi dari krisis iklim, sekaligus menjaga Desa Dawuhan tetap sejuk, asri, dan aman dari bencana,” ucap Kades Iwan.
Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi nyata antara TNI, akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kesadaran lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan sehat.
( Rizal.S )