Bedah Buku "Jangan Pernah Menyerah" Kisah Inspiratif Haris Turino Digelar di Gedung Serba Guna LA Bumiayu

BREBES. Harianbumiayu.com. - Acara bedah buku berjudul "Jangan Pernah Menyerah: Kisah Inspiratif Haris Turino" sukses digelar di Gedung Serba Guna LA, Jalan Lingkar Bumiayu pada Selasa 10 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan kesempatan langka bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perjalanan hidup dan perjuangan Haris Turino, anggota DPR RI Komisi XI dari PDI Perjuangan. 

Samsul Ma’arif, perwakilan panitia sekaligus Korcam Balane Haris Turino Bumiayu. Dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran peserta dan mengungkapkan harapan besar agar acara ini memberikan manfaat yang berarti bagi semua yang hadir. 

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan dukungan dari semua pihak, menyebut bahwa ini merupakan kali ketiga bedah buku tersebut dilaksanakan setelah Jakarta dan Kota Tegal.

Lanjut Samsul. “Alhamdulillah, kali ini kami dapat menyelenggarakan acara dengan lebih baik. Kami juga berterima kasih kepada Pak Haris yang secara sukarela membagikan bukunya kepada para hadirin. 

Buku ini bukan hanya berharga secara materi—dijual sekitar Rp 200.000 di toko buku—tetapi juga penuh dengan ilmu dan pengalaman hidup yang sangat inspiratif,” ujar Samsul. 

Dalam sesi utama, Haris Turino memberikan pemaparan mengenai perjalanan hidupnya yang penuh tantangan. Ia menceritakan bagaimana perjuangannya dari masa kecil yang sederhana di Slawi, perjuangan menempuh pendidikan di Salatiga dengan biaya yang sangat terbatas, hingga pengalaman meniti karier di Kepolisian sebelum akhirnya terjun ke dunia politik. 

Haris menyampaikan bahwa kesuksesannya tidak datang secara instan, melainkan hasil dari kerja keras dan keteguhan hati menghadapi berbagai rintangan. “Buku ini menceritakan bagaimana saya berjuang dari nol, dari seorang yang mengalami kesulitan ekonomi, hingga menjadi anggota DPR RI. Saya percaya, yang penting adalah jangan pernah menyerah meskipun kondisi sedang sulit,” jelasnya. 

Ia juga bercerita tentang masa-masa sulit saat menghadapi kekalahan dalam pemilu pada tahun 2019, yang membuatnya hampir putus asa. Namun, dorongan keluarga dan semangat pantang menyerah membawanya bangkit kembali hingga akhirnya terpilih kembali sebagai anggota DPR pada periode berikutnya. 

Lebih lanjut, Haris menjelaskan proses penulisan buku tersebut yang sebagian besar ditulis sendiri, khususnya bab-bab awal dan akhir, sementara bagian lain berisi testimoni yang ditulis oleh seorang jurnalis senior Kompas.

Ia berharap buku ini bisa menjadi motivasi bagi para pemuda dan semua yang sedang berjuang mencapai cita-cita. 

Acara bedah buku ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pembagian buku kepada para peserta. Kehadiran Haris Turino yang langsung membagikan kisah inspiratifnya menjadi momen yang sangat berharga bagi masyarakat Bumiayu. 

Sementara itu narasumber yakni Kuncoro Wijayanto, seorang jurnalis senior dari media Kompas, berbagi kisah inspiratif dan motivasi yang berkaitan dengan perjuangan Pak Haris, anggota DPR RI dari Dapil 9.

Dalam kesempatan ini, Kuncoro menyampaikan beberapa hal penting yang dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda. 

Menurut Kuncoro, Pak Haris adalah sosok yang penuh ketekunan dan pantang menyerah. Berawal dari latar belakang sederhana, beliau menempuh pendidikan tinggi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dengan segala keterbatasan.

Kisah masa mahasiswa Pak Haris, yang bahkan harus menghemat biaya makan dengan cara unik demi menyelesaikan kuliahnya, menjadi inspirasi bagi banyak orang. 

Kuncoro juga menyoroti peran besar keluarga dalam mendukung perjuangan Pak Haris, terutama sang istri, Ibu Susi Aryanti, yang selalu memberikan semangat agar beliau bangkit dari kegagalan politik pada pemilu 2019.

Dari perolehan suara hanya 40 ribu, Pak Haris mampu meningkatkan dukungan menjadi 110 ribu suara pada pemilu 2024, sebuah prestasi yang menurut Kuncoro bukan hal mudah dan memerlukan manajemen tim yang solid. 

Selain cerita pribadi, Kuncoro menyinggung buku motivasi yang ditulis Pak Haris, yang berisi berbagai pengalaman, tips membangun kepercayaan diri, dan pentingnya pendidikan. Buku tersebut juga menyertakan testimoni dari kolega dan tokoh masyarakat, serta pandangan beliau terhadap kondisi nasional dan BUMN. 

Dalam acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, mahasiswa, dan kepala desa se-Kecamatan Bumiayu dan Paguyangan, Kuncoro mengajak peserta untuk mengambil pelajaran dari kisah Pak Haris. Beliau menekankan bahwa keberhasilan membutuhkan kerja keras, kesabaran, dan dukungan dari orang-orang terdekat. 

Kuncoro juga menyampaikan bahwa meski sudah menjadi anggota DPR RI, Pak Haris tetap sederhana dan dekat dengan masyarakat, seperti memilih makan di warung lokal dan tetap aktif dalam kegiatan sosial di daerahnya. 

Acara ini menjadi wadah yang penting untuk menumbuhkan motivasi, terutama bagi kalangan muda yang ingin meniti karier di dunia politik maupun sosial.


Pewarta : Rizal.S