![]() |
Bocah bernama Siti Maulidia tersebut sempat menjalani perawatan di RS Bhakti Asih selama tiga hari sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Brebes akibat kondisi yang memburuk. Sang ibu, Sumarni, yang berasal dari keluarga kurang mampu, mengaku kebingungan menghadapi biaya rumah sakit yang tinggi.
“Saya tidak tahu harus bagaimana, biaya rumah sakit sangat mahal. Anak saya mengalami pembengkakan hati juga,” ujar Sumarni, Kamis (19/6/2025). Karena keputusasaan, ia akhirnya mengunggah kondisi anaknya ke media sosial dan meminta bantuan dari masyarakat luas.
Unggahan tersebut viral dan akhirnya menarik perhatian Bupati Brebes. Bupati langsung merespons cepat dengan menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk memberikan penanganan dan bantuan penuh kepada Siti Maulidia, termasuk proses rujukan ke RSUD Brebes secara gratis.
“Alhamdulillah, selama dirawat di RSUD, semuanya digratiskan. Terima kasih kepada Ibu Bupati, Dinas Kesehatan, dan dr. Arya yang sudah membantu tanpa meminta bayaran,” ujar Sumarni dengan penuh rasa haru.
Kepala Desa Tegalglagah, Wahyono, turut memberikan keterangan bahwa pihak desa langsung bertindak setelah mengetahui kondisi warganya dari unggahan di media sosial. Ia mengaku segera melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan mengupayakan bantuan melalui Baznas.
“Saya tahu dari Facebook, lalu kami langsung bermusyawarah dan menghubungi Baznas untuk meringankan beban keluarga Bu Sumarni. Ini bentuk tanggung jawab kami sebagai pemerintah desa,” kata Wahyono.
Kini, kondisi Siti Maulidia berangsur pulih dan telah diperbolehkan pulang ke rumah. Bantuan yang mengalir dari berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, menjadi bukti nyata bahwa solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama masih sangat kuat di tengah masyarakat Brebes. Pungkasnya.***
Pewarta: Rizal.S

