![]() |
Menurut Bupati Mitha, kolam renang milik Pemkab Brebes saat ini masih belum representatif, padahal kerap dijadikan lokasi event tingkat provinsi.
“Kita perlu membuat kolam renang yang representatif bertaraf nasional, demi mencetak atlet akuatik yang handal,” ungkap Bupati.
![]() |
Dalam sambutannya, Bupati menyebutkan bahwa kejuaraan ini merupakan ajang penggemblengan mental, khususnya bagi para pelajar agar berani tampil, berkompetisi secara sehat, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Dengan jiwa penuh semangat, tidak ada yang tidak mungkin tercapai. Kita ingin generasi muda yang sehat, cerdas, tangguh, dan berakhlakul karimah,” tuturnya.
Bupati Mitha juga mengingatkan seluruh peserta untuk terus berlatih dengan tekun, karena latihan adalah fondasi awal menjadi atlet profesional. Sportivitas disebut sebagai nilai utama dalam setiap kompetisi, sebab prestasi tanpa kejujuran tidak memiliki arti.
![]() |
Apresiasi untuk Pengurus dan Pembina |
“Terima kasih atas keseriusan dan dedikasinya. Tapi jangan cepat puas, terus lakukan evaluasi agar pembinaan ke depan semakin baik dan berprestasi,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Ketua Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Brebes Fauzan Rasyid, Ketua FAI Jawa Tengah Hartadi Noerdjojo, dan Ketua KONI Brebes Aris Hada As’ad menyerahkan medali kepada para pemenang lomba.
![]() |
“Ajang ini merupakan kalender penting pembinaan olahraga akuatik, khususnya renang, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Kita berharap dari kompetisi ini akan lahir bibit atlet yang bisa mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Fauzan.
Fauzan juga mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat tinggi dan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas.
Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Brebes Caridah, M.Pd., anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Zaki Safrudin, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
( Rizal Sismoro)