![]() |
Agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 dan pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2025.
Musdes ini dihadiri oleh Kepala Desa Taraban Uma Farida, Kasi PMD Kecamatan Paguyangan Seger, SE, Ketua BPD Sutarmo, S.Ag, Ketua BUMDes, perwakilan Dinas Peternakan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan RT/RW se-Desa Taraban.
![]() |
“Kami bersama BUMDes memprioritaskan budidaya peternakan yang diambil dari alokasi 20% Dana Desa, guna meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya petani,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia akan dilaksanakan di tingkat desa, mengingat tidak adanya upacara di kecamatan.
Oleh karena itu, sebagian anggaran akan dialihkan ke kegiatan desa yang lebih bermanfaat bagi warga.
Camat Paguyangan yang diwakili Seger, SE selaku Kasi PMD, menambahkan bahwa penguatan sektor pertanian dan peternakan sangat penting untuk menunjang pendapatan desa.
“Dana desa harus difokuskan untuk pengembangan usaha dan pemasaran hasil produksi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa alokasi dana untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar 10%, dan ketahanan pangan 15% sesuai regulasi.
Ketua BPD Sutarmo, S.Ag menegaskan pentingnya kinerja lembaga desa yang melayani masyarakat secara tulus.
Ia juga menyoroti peran "Tim Sebelas" dalam menyusun perubahan APBDes, yang terdiri dari unsur masyarakat agar pemerintahan desa berjalan sesuai aturan dan transparan.
Musdes ini juga menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat yang akan dijadikan bahan dalam penyusunan program desa serta usulan pada Musrenbang Kecamatan.
Harapannya, program yang dirancang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.***