Dukung Ketahanan Pangan, Desa Sindangwangi Terima Hibah Alat Ukur pH Berbasis IoT dari UPB

HARIANBUMIAYU.COM - BREBES – Dalam upaya mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) memberikan hibah alat ukur pH tanah berbasis teknologi Internet of Things (IoT) kepada Desa Sindangwangi, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Rabu (30/7/2025).

Penyerahan alat tersebut berlangsung di Kantor Desa Sindangwangi pada pukul 09.00 WIB dan diserahkan langsung oleh Dosen Informatika Nurul Mega Saraswati, M.Kom., serta Dosen Teknik Elektro Rizki Noor Prasetyono, M.Pd., kepada Kepala Desa Sindangwangi, Irawati Fatmah, S.Ag. Kegiatan ini juga disaksikan oleh perangkat desa serta perwakilan Kelompok Tani setempat.

Dalam sambutannya, Nurul Mega Saraswati menjelaskan bahwa alat ukur pH berbasis IoT ini mampu menganalisis, mengumpulkan, dan mengirim data secara real time ke penyimpanan berbasis cloud yang dapat dipantau melalui ponsel.

“Alat ini memudahkan petani untuk mengetahui kondisi tanah secara akurat dan kapan pun dibutuhkan, cukup melalui aplikasi di handphone,” ujar Nurul.

Senada, Rizki Noor Prasetyono menambahkan bahwa teknologi ini merupakan transformasi dari alat ukur digital konvensional menuju perangkat berbasis IoT.

“Dengan integrasi internet, para petani kini bisa lebih mudah melakukan pemantauan dan pengambilan keputusan yang tepat dalam proses bercocok tanam,” ujarnya.

Kepala Desa Sindangwangi, Irawati Fatmah, menyambut baik hibah tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara desa dengan pihak perguruan tinggi.

“Ini adalah langkah inovatif yang sangat membantu program ketahanan pangan di desa kami. Kami berterima kasih kepada para dosen yang telah mengabdikan ilmunya untuk masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Tani Desa Sindangwangi, Darmat, juga mengungkapkan rasa syukur atas hibah tersebut. “Kami merasa sangat terbantu. Alat ini dapat kami manfaatkan mulai dari tahap awal pengolahan lahan hingga pasca panen,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Sindangwangi dapat meningkat secara berkelanjutan, sekaligus mempercepat adaptasi petani terhadap teknologi modern sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan desa. Pungkasnya.



( Rizal Sismoro)