![]() |
Festival ini telah berlangsung selama 12 hari, dimulai sejak 8 Juli 2025, dan menjadi bagian dari peringatan Bulan Bhakti Bung Karno.
Acara ini menggabungkan semangat nasionalisme, pelestarian budaya lokal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
![]() |
“Kami ingin membangun kebersamaan antarwarga sekaligus memberikan ruang promosi bagi UMKM agar lebih berkembang,” ujarnya.
Puncak kepedulian sosial juga terlihat pada hari ke-10 pelaksanaan festival, di mana panitia memberikan santunan kepada 50 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang penuh manfaat ini.
![]() |
Antusiasme warga sangat tinggi, membuktikan bahwa kegiatan seperti ini sangat dirindukan dan dibutuhkan masyarakat sebagai sarana berkumpul, berekspresi, dan memperkuat solidaritas sosial.
Festival yang menggugah kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dan pelestarian budaya ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus memperkuat citra Desa Kalierang sebagai desa yang aktif dan berdaya. Pungkasnya.
( Rizal Sismoro)