Acara prestisius ini dibuka langsung oleh Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM di GOR Sasana Krida Adhi Karsa, Senin (7/7/2025), dan diikuti oleh ratusan atlet muda dari berbagai wilayah.
Bupati Mitha dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejurkab ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah menjaring bibit-bibit unggul atlet bulu tangkis yang potensial.
Ia berharap para peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kompetisi ini sebagai momentum untuk mengasah kemampuan.
“Bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana menjunjung nilai-nilai kerja keras, disiplin, dan integritas dalam bertanding. Ini adalah bentuk pembangunan karakter generasi muda yang tangguh,” tegasnya.
![]() |
Ketua Panitia Kejurkab, Imam Budi Santoso, menjelaskan bahwa total peserta yang mengikuti kejuaraan ini mencapai 273 atlet, terdiri dari 185 peserta tunggal dan 44 pasang ganda, dengan kategori mulai dari pra usia dini hingga tingkat SMA.
“Alhamdulillah, di pertengahan tahun ini PBSI Brebes bersama KONI bisa kembali menggelar Kejurkab. Semoga kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Brebes, Abdul Aris As’ad, mengungkapkan rasa bangganya atas kebangkitan PBSI Brebes setelah terbentuknya kepengurusan baru.
Ia berharap Kejurkab ini menjadi awal bagi PBSI Brebes untuk menyiapkan atlet menuju Pra Porprov 2026.
“PBSI Brebes harus bisa mengirimkan atlet ke Porprov 2026 di Semarang Raya. Jangan sampai terulang seperti 2023, di mana PBSI tidak ambil bagian,” jelasnya.
Ketua PBSI Brebes, Edi Purwanto, juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan, baik dari sisi atlet maupun pelatih. Ia menargetkan 70-80 persen pelatih di Brebes memiliki sertifikat resmi tahun ini.
“Kita juga aktif melakukan kunjungan ke berbagai klub, bahkan ke wilayah pelosok seperti Salem, Bantarkawung, dan Paguyangan. Semangat dan antusias mereka luar biasa,” ucap Edi.
Lanjut Edi juga mengapresiasi kehadiran para atlet dari luar kota beserta orang tua mereka. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi kunci penting dalam kemajuan olahraga bulu tangkis di Brebes.
“Tanpa peran wali atlet, Kejurkab dan pengembangan bulu tangkis di Brebes tidak akan bisa berjalan optimal,” pungkasnya.
Dengan semangat baru dan dukungan berbagai pihak, PBSI Brebes optimis dapat mencetak atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di level yang lebih tinggi. Kejurkab ini menjadi langkah awal kebangkitan olahraga bulu tangkis di Kabupaten Brebes.
( Rizal.S)