Forkompimca Paguyangan Teken Komitmen Bersama, Perkuat Penanggulangan Konflik Sosial dan Bencana

Forkompimca Paguyangan bersama unsur Tiga Pilar, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan menandatangani komitmen bersama penanggulangan konflik sosial dan bencana di Aula Kecamatan Paguyangan, Rabu (27/8).
HARIANBUMIAYU.COM, Brebes  - Dalam upaya mencegah dan menanggulangi konflik sosial serta potensi bencana alam, Forkompimca Paguyangan bersama Tiga Pilar dan komponen masyarakat lainnya menandatangani Komitmen Bersama Penanggulangan Konflik di Aula Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB ini dihadiri sekitar 30 peserta, terdiri dari Plt Camat Paguyangan Suripudin, SkM., Skep., M.M., Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, S.H., M.H., Danramil Paguyangan yang diwakili Serka Joni, Ketua Paguyuban Kepala Desa H. Abdurahman beserta seluruh kades se-Kecamatan Paguyangan, Kepala Sekolah SLTA Umi Farikatun, Kepala KUA Paguyangan M. Faridin, Tokoh Masyarakat Rohmat, dan Kepala Puskesmas Wasiah.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Forkompimca, hingga penandatanganan pakta integritas.

Dalam sambutannya, Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga kerukunan di masyarakat.

“Sinergitas dan kerjasama semua pihak sangat penting dalam menanggulangi konflik antar kelompok masyarakat. Komitmen bersama ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat koordinasi Forkompimca Paguyangan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan,” ungkap AKP Tasudin.

Hal senada juga disampaikan Plt Camat Paguyangan, Suripudin, yang menekankan pentingnya komunikasi dan partisipasi masyarakat.

“Konflik dapat dicegah melalui komunikasi terbuka, edukasi, dan keterlibatan masyarakat. Dengan sinergi, kita bisa meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban, kerukunan, dan keamanan wilayah,” ujarnya.

Isi komitmen tersebut meliputi deteksi dini potensi konflik, sosialisasi pencegahan, mediasi antar kelompok, hingga pemulihan pasca konflik secara terpadu dan humanis.

Selain itu, kesepakatan juga menekankan pentingnya penanganan tawuran pelajar, kerukunan antar umat beragama, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Dengan ditandatanganinya komitmen ini, Forkompimca Paguyangan berharap terwujud stabilitas keamanan dan keharmonisan masyarakat yang lebih kuat. Seluruh pihak bertekad menjaga komitmen ini secara berkesinambungan.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh kekhidmatan hingga penutupan.***