![]() |
Seorang pelajar SMK asal Bumiayu meninggal dunia di lokasi setelah sepeda motor yang dikendarainya tergelincir dan terjun ke jurang sedalam sekitar 15 meter.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Rendi Dwi Saputra, warga Dukuh Kecepit, Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu. Ia tercatat sebagai siswa salah satu SMK di wilayah tersebut.
Sementara itu, seorang penumpang yang membonceng bersamanya, Rizki Hilmawan, warga Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, selamat namun mengalami luka-luka. Korban selamat saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Bumiayu.
![]() |
Berdasarkan informasi di lapangan, sepeda motor jenis Honda Supra yang dikendarai korban mengalami slip akibat kecepatan tinggi saat melewati jalan menurun dengan tikungan tajam. Kendaraan tidak terkendali hingga akhirnya tergelincir dan masuk ke jurang.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung menuju lokasi dan memberikan pertolongan pertama. Korban dievakuasi dari jurang dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kondisi jalan di jalur wisata Kaligua memang dikenal rawan kecelakaan, terutama pada jalur menurun dan berliku yang minim rambu pengaman dan pengawasan. Kecelakaan di jalur ini bukan yang pertama kali terjadi.
“Banyak yang sudah jadi korban di sini karena rem blong. Kalau mau ke Kaligua harus hati-hati, cek kendaraan dulu,” ujar Darsun, warga Pandansari.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi para pengunjung maupun pengguna jalan yang melintasi jalur wisata Kaligua. Pemeriksaan kendaraan, khususnya sistem pengereman, sangat penting dilakukan sebelum memasuki jalanan menurun dan curam yang menjadi akses utama ke kawasan wisata perkebunan teh tersebut.
Hingga kini, Pos Lantas Bumiayu masih melakukan penyelidikan atas kecelakaan tunggal tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintasi jalur rawan kecelakaan, terutama di kawasan pegunungan dan wisata.***


