![]() |
Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Pecinta Alam Pekandangan (Kompak) dan diikuti puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan Perhutani KPH Pekalongan Barat, komunitas pecinta alam dari wilayah Kabupaten maupun luar Kabupaten Tegal, pelajar, serta mahasiswa.
Perjalanan menuju puncak setinggi 3.428 MDPL dilakukan melalui jalur pendakian kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Guci Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bumijawa, KPH Pekalongan Barat. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti prosesi apel serta pengibaran Sang Merah Putih di puncak gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut.
![]() |
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berperan dalam pengibaran bendera Merah Putih di Puncak Gunung Slamet sebagai wujud rasa cinta tanah air. Kami juga berpesan kepada para pendaki agar selalu mematuhi aturan jalur resmi, menjaga keamanan hutan, serta menghindari potensi kebakaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pecinta Alam Pekandangan (Kompak), Kapidin, menuturkan bahwa pendakian bersama ini sudah menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Kemerdekaan.
“Tujuannya untuk menjalin kebersamaan para pecinta alam sekaligus memberikan edukasi tentang keamanan dan ketertiban mendaki. Selain itu, ini juga bentuk mengisi kemerdekaan dengan mengibarkan bendera Merah Putih di atas puncak gunung,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi simbol sinergi dan semangat persatuan dalam memaknai kemerdekaan, sekaligus mengajak generasi muda mencintai alam dan menjaga kelestariannya.*


