![]() |
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan keikutsertaan Polantas dalam festival budaya tahunan di Dataran Tinggi Dieng itu bukan hanya sekadar partisipasi, melainkan membawa pesan penting tentang keselamatan di jalan.
“Kehadiran Polantas Menyapa di DCF menjadi wujud nyata bahwa kampanye keselamatan bisa dilakukan dengan cara kreatif, inklusif, dan penuh kebersamaan. Dari Dieng Culture Festival ini kita kirim pesan ke seluruh Indonesia bahwa keselamatan adalah budaya,” ujar Irjen Agus dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2025).
DCF XV 2025 yang berlangsung pada 23–24 Agustus di Kompleks Candi Arjuna, Banjarnegara, Jawa Tengah, tak hanya menampilkan atraksi budaya lokal dan wisata alam Dieng. Kehadiran stand Korlantas di Venue Pandawa Booth justru menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi ribuan pengunjung.
Di booth tersebut, masyarakat bisa menikmati komik edukasi tertib berlalu lintas, penayangan video program unggulan Korlantas, hingga sosialisasi langsung bersama anggota Polantas. Tak hanya itu, pengunjung juga diajak mengikuti kuis interaktif berhadiah merchandise menarik seperti kaos, mug, dan cokelat.
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra, menyebut kegiatan kreatif ini menjadi sarana efektif untuk mendekatkan polisi lalu lintas dengan masyarakat.
“Keselamatan tidak hanya soal kewajiban hukum, tetapi juga kesadaran moral bagi setiap pengguna jalan. Melalui DCF ini, kita bangun kesadaran kolektif bersama,” jelasnya.
Senada, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto berharap kegiatan semacam ini bisa terus digelar di masa mendatang.
“Mari kita jadikan keselamatan sebagai budaya bersama. Dengan tertib berlalu lintas, kita bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga orang lain. Semoga pesan dari Dieng ini berdampak luas bagi masyarakat,” tandasnya.
Sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan Jawa Tengah, DCF 2025 berhasil menggabungkan kekayaan budaya lokal, pesona wisata alam, sekaligus edukasi publik. Partisipasi Korlantas Polri memberi warna berbeda dengan menekankan bahwa keselamatan lalu lintas adalah bagian dari budaya bangsa.***
