![]() |
Suasana penuh haru dan tangis bahagia mewarnai proses khitan yang berlangsung setelah para peserta menjalani skrining kesehatan untuk memastikan kondisi mereka layak dioperasi.
Wakil Bupati Brebes, Wurja, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Sunatan massal ini dilaksanakan untuk meringankan beban keluarga. Selain memiliki nilai tradisi dan agama, sunat juga sangat penting bagi kesehatan anak sebagai langkah pencegahan penyakit,” ujarnya.
![]() |
“Semoga anak-anak ini senantiasa sehat, tumbuh menjadi pribadi yang sholeh, berbakti kepada agama serta orang tua. Kami berharap acara seperti ini bisa terus hadir untuk masyarakat Brebes,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Brebes, Dr. Rasipin, menjelaskan pihaknya menyiapkan sarana dan tenaga medis yang memadai demi kelancaran kegiatan.
“Kami menyediakan sepuluh meja operasi yang ditangani tenaga medis profesional di bawah pengawasan dokter spesialis bedah, serta didukung enam perawat,” jelasnya.
Selain layanan sunat gratis, seluruh peserta juga mendapatkan bingkisan berupa tas, sarung, dan susu sebagai hadiah, sesuai arahan Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Brebes.
Salah satu peserta, Zaki Hilman (11), pelajar kelas 5 SD asal Desa Kaligangsa, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.
“Terima kasih Bapak Wakil Bupati, saya senang bisa ikut sunatan massal dan dapat hadiah,” ucap Zaki dengan gembira.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pj Sekretaris Daerah Brebes, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran staf RSUD Brebes.***


