Antisipasi Kerusakan Talang, UPTD Pengairan Bumiayu Evakuasi Sampah Sungai Pemali

Petugas UPTD Pengairan Bumiayu membersihkan sampah yang menyangkut di tiang penyangga Talang Dukuh Buaran, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Senin (1/9/2025).
HARIANBUMIAYU.COM, Brebes – Untuk menjaga kelancaran irigasi sekaligus mengantisipasi kerusakan tiang penyangga talang saluran air, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengairan Bumiayu melakukan pembersihan sampah di Talang Dukuh Buaran, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Senin (1/9/2025).

Talang yang sudah berusia puluhan tahun itu menjadi penopang utama pengairan lahan pertanian seluas sekitar 67 hektare di Blok Buaran, Dukuh Karangwungu, dan Dukuh Sawangan. Setiap musim hujan, aliran Sungai Pemali kerap membawa sampah serta batang pohon yang berpotensi merusak konstruksi talang.

Mantri Pengairan UPTD Bumiayu Daerah Irigasi Congkar, Durokhim, menjelaskan, kegiatan evakuasi sampah dan batang pohon yang tersangkut di tiang penyangga talang dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Kegiatan ini merupakan upaya agar tiang penyangga tidak rusak akibat sampah dan pohon yang terbawa arus banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala UPTD Pengairan Bumiayu, M. Fatoni, ST, menegaskan pembersihan melibatkan 15 orang karyawan. Ia menambahkan, talang yang berumur puluhan tahun itu harus dijaga agar tetap awet dan berfungsi dengan baik.

“Talang ini sangat vital untuk keberlangsungan pertanian. Kami siap merespons cepat jika ada laporan terkait hambatan saluran air, terutama bila ada batang pohon atau ranting yang nyangkut di tiang penyangga,” jelasnya.

Fatoni juga mengimbau para petani untuk segera melaporkan ke UPTD Pengairan apabila menemukan gangguan di talang agar bisa segera ditangani.***

close