![]() |
Seorang pekerja yang selamat, Jamroni, menceritakan detik-detik mengerikan saat material bangunan roboh.
“Saat kejadian, dua orang berada di atas dan dua lainnya di bawah. Saya berhasil menyelamatkan diri, tapi tiga rekan saya tidak sempat lari dan tertimpa reruntuhan,” ungkap Jamroni.
Ketiga korban diketahui merupakan warga Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung, Brebes. Mereka kini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Sutaryono, menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan terkait penyebab runtuhnya bangunan.
“Kami akan menyelidiki apakah ada unsur kelalaian, karena hingga Jumat (19/9) kondisi drop zone masih terlihat kokoh,” ujarnya.
Sutaryono menambahkan, gedung KPT telah diasuransikan melalui koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ia memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Brebes.
Meski terjadi insiden, Sutaryono menegaskan bahwa layanan publik di KPT tidak terganggu.
“Pelayanan tetap berjalan normal, karena hanya area drop zone yang terdampak. Hari ini juga kami langsung membersihkan material reruntuhan,” tandasnya.
Untuk langkah jangka panjang, DPU akan melakukan kajian teknis mendalam agar kejadian serupa tidak terulang. ( Dok)

