![]() |
Dalam forum klarifikasi yang dihadiri Camat, Danramil, Kapolsek, serta jajaran Forkopimcam, warga menolak menandatangani pernyataan resmi dari Kades. Mereka bersikeras agar kepala desa segera meletakkan jabatannya.
Menanggapi hal tersebut, Kades Sengon, Ardi Winoto, akhirnya buka suara. Ia menegaskan akan mengikuti proses sesuai aturan hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada Bupati Brebes.
“Saya serahkan sepenuhnya kepada Bupati. Biarlah pemerintah kabupaten yang memutuskan. Saya siap mengikuti prosedur hukum yang berlaku,” ujar Ardi di hadapan warganya.
Dalam kesempatan itu, Ardi menjelaskan kronologi kejadian yang sempat memicu keresahan warga. Ia mengaku saat itu sedang “melekan” atau begadang di rumah salah satu warga bersama tiga orang lainnya. Namun ia membantah tudingan bahwa kegiatan tersebut adalah perjudian.
“Kami memang bermain kartu, tapi bukan judi. Tidak ada uang yang digunakan. Saya biasa melekan dengan warga, di mana saja, tanpa unsur taruhan,” tegasnya.
Selain itu, Ardi juga membantah isu dugaan anak di luar nikah.
“Itu bohong. Saya hanya punya satu anak kandung, dan saya bertanggung jawab penuh terhadap keluarga saya. Sampai sekarang, saya tidak pernah meninggalkan anak dan istri saya,” ungkapnya.
Plt. Camat Tanjung, Nanang, menanggapi situasi ini dengan menekankan pentingnya penyelesaian sesuai aturan. Menurutnya, persoalan yang menyangkut pemberhentian atau pembinaan kepala desa diatur dalam Perda Kabupaten Brebes Nomor 5 Tahun 2015 serta Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
“Kami meminta warga menyampaikan tuntutan secara resmi melalui BPD. Selanjutnya, surat itu akan diteruskan ke Bupati dan ditindaklanjuti oleh Inspektorat Kabupaten. Hasil investigasi Inspektorat akan menjadi dasar bagi langkah kami,” jelas Nanang.
Ia juga mengingatkan bahwa kecamatan berperan sebagai pembina dan pengawas, bukan pengambil keputusan utama. Nanang mengimbau warga tetap menjaga kondusivitas serta menyalurkan aspirasi melalui jalur yang benar.
“Kami bersama Kapolsek dan Danramil Tanjung berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah. Mari kita selesaikan masalah ini sesuai aturan,” pungkasnya.***

