![]() |
Hadir dalam pertemuan tersebut Asper/KBKPH Salem beserta jajaran, Komandan Regu (Danru) Polisi Hutan (Polhut) KPH Pekalongan Barat, Kepala Desa Capar Kusmita, serta perangkat desa. Agenda ini menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) sekaligus langkah antisipasi risiko bencana seperti pohon tumbang dan longsor.
Administratur/KKPH Pekalongan Barat, Prasetyo Lukito, melalui Danru Polhutmob Suryaman menegaskan bahwa sinergi antara Perhutani dan pemerintah desa adalah langkah strategis untuk menjaga kelestarian sekaligus kedaulatan kawasan hutan.
“Dukungan dari Desa Capar sangat penting dalam mengantisipasi Gukamhut dan mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan secara legal serta produktif. Selain itu, koordinasi ini juga sekaligus bentuk antisipasi terhadap potensi bencana alam di wilayah hutan Desa Capar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Capar, Kusmita, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan Perhutani. Ia menekankan bahwa pengamanan kawasan hutan merupakan bagian penting dari tanggung jawab desa sekaligus dukungan terhadap program pemerintah.
“Kolaborasi ini bukan hanya untuk keamanan hutan, tetapi juga bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Ke depan, kami berharap sinergi ini semakin diperkuat hingga ke tingkat lapangan demi terwujudnya kawasan hutan yang aman, lestari, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani dan Pemdes Capar berharap dapat memperkuat sinergitas, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekitar hutan.***

