![]() |
Rombongan MKD dipimpin langsung oleh Wakil Ketua MKD DPR RI, H. Agung Widyantoro, dan disambut hangat oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, bersama jajaran perwira utama di Aula Tantya Sudirajati Polres Brebes.
Kunjungan ini menjadi momen penting untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dalam menjaga marwah lembaga negara sekaligus keamanan masyarakat di wilayah Brebes.
Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan MKD DPR RI.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan bisa dikunjungi jajaran Mahkamah Kehormatan Dewan,” ujarnya.
![]() |
Ia tak lupa menyinggung insiden penyerangan Mako Polres Brebes dan Polsek Bumiayu yang terjadi sekitar satu bulan lalu.
“Alhamdulillah, meskipun sempat terjadi insiden penyerangan, situasi telah kami atasi. Pemulihan bangunan yang terdampak juga sudah dilakukan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kunker sekaligus Wakil Ketua MKD DPR RI, H. Agung Widyantoro, yang juga merupakan mantan Bupati Brebes, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap perkembangan Polres Brebes saat ini.
“Saya terkesan dengan kemajuan Polres Brebes yang kini jauh lebih baik dan tertata,” ungkapnya.
Agung menjelaskan bahwa kunjungan MKD bertujuan mempererat kerja sama dengan aparat kepolisian sekaligus mensosialisasikan tugas pokok MKD, yaitu menjaga kehormatan dan integritas anggota DPR RI.
Dalam sesi pemaparan, tim MKD menjelaskan tugas dan kewenangan lembaganya, antara lain: Pencegahan pelanggaran kode etik anggota DPR. Pemeriksaan dan penindakan terhadap dugaan pelanggaran etik. Sosialisasi hak-hak anggota DPR, termasuk Hak Protokoler dan Hak Imunitas.
Edukasi tentang penggunaan TNKB Khusus untuk Pimpinan dan Anggota DPR RI sesuai Peraturan Sekretaris Jenderal DPR RI Nomor 5 Tahun 2024.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, penyerahan cinderamata, dan foto bersama antara rombongan MKD dan jajaran pejabat utama Polres Brebes.
Kunjungan MKD DPR RI ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun sinergi antara legislatif dan kepolisian sebagai pilar penting menjaga keamanan, etika politik, dan integritas demokrasi Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa DPR RI tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga menjunjung tinggi kehormatan lembaga demi kepercayaan publik,” tutup Agung Widyantoro.***


