![]() |
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi KP2KB dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah. Dalam pertemuan itu, KP2KB mendesak agar DPRD Provinsi segera memparipurnakan usulan pemekaran Kabupaten Brebes Selatan yang telah lama tertunda sejak 2018.
Ketua KP2KB, Imam Santoso, menjelaskan bahwa pertemuan di Salem ini bertujuan untuk menyampaikan perkembangan perjuangan masyarakat Brebes Selatan kepada para tokoh dan pemangku kebijakan di tingkat desa.
“Kami berharap tahun ini ada kepastian. Warga sudah terlalu lama menunggu. Kedatangan kami ke Semarang bukan untuk konfrontasi, tetapi untuk mengingatkan bahwa aspirasi masyarakat Brebes Selatan sangat mendesak untuk diwujudkan,” ujar Imam Santoso.
![]() |
“Pemekaran ini lahir dari kebutuhan masyarakat. Ini bagian dari ikhtiar serius untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Kami berharap pada tahun 2026 Brebes Selatan bisa masuk dalam moratorium empat usulan kabupaten baru,” tambahnya.
Dukungan terhadap pemekaran juga datang dari Slamet Beco, Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Salem. Ia menilai sudah saatnya Gubernur Jawa Tengah menindaklanjuti aspirasi masyarakat Brebes Selatan dengan mengajukan usulan paripurna ke DPRD Provinsi.
“Kami mendorong gubernur agar tidak lagi menunda. Masyarakat sudah menunggu terlalu lama. Kami siap berada di garis depan untuk mendukung perjuangan ini,” tegas Slamet.
![]() |
Rangkaian kegiatan KP2KB akan berlanjut pada sore harinya di Kecamatan Bantarkawung, tepatnya di Aula Kecamatan setempat, pada pukul 15.30 WIB.***



