![]() |
Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Brebes, Syamsul Khaerudin, mengatakan bahwa Popda bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana penting dalam pembinaan atlet pelajar berprestasi.
“Popda bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan penanaman nilai sportivitas sejak dini. Kami berharap para peserta dapat bertanding dengan semangat tinggi, menjunjung kejujuran, disiplin, dan fair play,” ujar Syamsul.
Ratusan atlet muda dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Kabupaten Brebes turut ambil bagian dalam event ini. Mereka bertanding pada berbagai nomor kata dan kumite sesuai kategori usia dan tingkat sekolah masing-masing.
![]() |
Syamsul menegaskan, FORKI Brebes berkomitmen penuh untuk terus membina semangat karate di seluruh wilayah Kabupaten Brebes. Popda menjadi ajang penting dalam membentuk karakter, mental juara, serta kebersamaan antar pelajar.
“Popda ini bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan mental juara. Dengan dukungan seluruh pihak, termasuk rekan-rekan dari Arsila Farm, kami optimis karate Brebes akan terus maju dan berprestasi,” ungkapnya.
Dukungan dari Arsila Farm turut memberikan kontribusi besar terhadap suksesnya penyelenggaraan Popda 2025 ini. Kolaborasi antara FORKI, Arsila Farm, Dinas Pendidikan, dan KONI Kabupaten Brebes menunjukkan sinergi nyata antara dunia olahraga, pendidikan, dan pihak swasta dalam mencetak generasi muda berprestasi.
Dengan mengusung semangat “Junjung Tinggi Sportivitas”, para peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan menjadikan ajang Popda sebagai langkah awal menuju prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
“Selamat bertanding untuk seluruh atlet. Junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan bahwa pelajar Brebes mampu berprestasi dengan sikap terhormat,” tutup Syamsul.***

