![]() |
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si. Kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis alat kerja seperti cangkul dan sekop dari personel TNI kepada Dandim, sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan TMMD.
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD kali ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, ormas, pelajar, serta warga masyarakat setempat. Selama 30 hari, TMMD Sengkuyung Tahap IV menyasar kegiatan fisik dan nonfisik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sasaran fisik meliputi pengecoran jalan inspeksi, pembuatan talud, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara sasaran nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, penyakit masyarakat, kamtibmas, serta kesehatan masyarakat dan stunting. Semuanya selesai 100 persen,” jelas Letkol Infanteri Sapto Broto.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa pemilihan Desa Kalibuntu sebagai lokasi TMMD didasarkan pada hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Brebes. Ia menegaskan, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan tepat waktu.
“Alhamdulillah, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Kodim 0713/Brebes berjalan baik dan selesai seratus persen sesuai target,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M. melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadinpermades) Brebes, Subagyo, S.H., KP., menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah membantu mendorong pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.
“Program TMMD ini sangat efisien, apalagi di tengah keterbatasan anggaran daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI seperti ini harus terus dijaga karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Subagyo.
Subagyo menambahkan, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Kalibuntu diharapkan menjadi stimulus percepatan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan warga.***
