![]() |
PSBM yang beranggotakan para pelaku usaha otomotif di wilayah Bumiayu dan Brebes selatan kini semakin tertata. Berbagai upaya pembenahan dilakukan, mulai dari penguatan solidaritas antaranggota, peningkatan profesionalisme dalam transaksi kendaraan, hingga edukasi terkait aspek legalitas dan perlindungan konsumen.
Wawan Priyono menegaskan bahwa organisasi bukan sekadar tempat berkumpulnya pedagang, tetapi juga sarana membangun kepercayaan publik terhadap pelaku usaha otomotif lokal. Menurutnya, kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab hukum menjadi fondasi utama agar PSBM mampu tumbuh berkelanjutan dan mendapat tempat di masyarakat.
Selain dikenal sebagai Ketua PSBM, Wawan Priyono juga merupakan tokoh pemuda yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayah Bumiayu–Brebes selatan. Berasal dari Dusun Tretepan, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, ia telah terlibat langsung dalam aktivitas kepemudaan dan sosial sejak tahun 2010.
Rekam jejak organisasinya terbilang panjang. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Ranting 2 Paguyangan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Sekretaris Pemuda Pancasila Ranting Pandansari, serta menjabat sebagai Humas Kelompok Tani Mekarsari 02 dan Humas Kelompok Ternak Hayuning Bawana. Selain itu, Wawan juga aktif dalam berbagai gerakan sosial dan advokasi masyarakat di Kabupaten Brebes.
Pengalaman panjang tersebut menjadi modal penting dalam memimpin PSBM. Pendekatan humanis, komunikasi terbuka, serta pemahaman terhadap dinamika sosial masyarakat dinilai mampu memperkuat posisi PSBM sebagai organisasi yang solid dan berintegritas.
Ke depan, PSBM diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas jual beli kendaraan, tetapi juga menjadi mitra strategis masyarakat dan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha otomotif yang sehat, aman, dan terpercaya di Brebes selatan.***

