![]() |
Kejuaraan tersebut mempertandingkan 18 kelas, mulai dari kelas pemula, non-pro, pro, hingga kelas open dan lokal. Setiap kelas menyajikan persaingan ketat dengan karakter lintasan tanah yang menantang, menguji kecepatan, teknik, serta ketangguhan para pembalap.
Sebanyak 188 pembalap turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat, seperti Brebes, Purwokerto, Purbalingga, Tasikmalaya, Banjar, dan Pangandaran.
Acara secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Brebes, Sumarno, M.Si, yang mewakili Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan yang dinilai mampu menjadi sarana positif bagi generasi muda.
Menurutnya, kegiatan grasstrack tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga berperan dalam pembinaan atlet daerah, menyalurkan minat anak muda ke arah yang lebih produktif, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
![]() |
Ketua Panitia Pelaksana, Suparnyo, menyampaikan bahwa Grasstrack Motocross Karang Taruna Cup 2025 digelar sebagai wadah pembinaan atlet balap motor daerah sekaligus hiburan olahraga yang sehat bagi masyarakat.
“Selain mencari prestasi, kami ingin mendorong munculnya pembalap-pembalap potensial dari daerah serta membantu menggerakkan perekonomian warga sekitar,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Bumiayu dan Karang Taruna Kecamatan Bumiayu, yang selama ini aktif mendukung pengembangan olahraga otomotif di tingkat lokal,"pungkasnya.(r)


