![]() |
Tokoh masyarakat Brebes Selatan, Imam Santoso, menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut telah lama mengalami kerusakan dan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi kecelakaan akibat pengendara menghindari lubang yang tertutup genangan air.
“Setelah adanya pemberitaan di media pada 20 Desember lalu, UPT PU Bumiayu langsung bergerak cepat. Tidak menunggu lama, perbaikan segera dilakukan di sejumlah titik jalan berlubang, mulai dari area RTH hingga jalan samping Polsek Bumiayu,” ujar Imam Santoso, Senin (29/12).
![]() |
Selain itu, Imam juga menyoroti belum adanya drainase sodetan di tepian RTH Bumiayu Asri. Kondisi ini menyebabkan air hujan menggenang di badan jalan dan mempercepat kerusakan aspal.
“Saya berharap ke depan dapat dibangun drainase sodetan agar air hujan bisa langsung mengalir dan tidak lagi menggenangi jalan,” harapnya.
Sementara itu, Pj Kepala UPT PU Bumiayu, Sri Hartanti, SIP, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan laporan masyarakat terkait kondisi jalan Ahmad Dahlan di Desa Kalierang.
Ia menjelaskan bahwa jalan berlubang memang sangat membahayakan, terutama saat musim hujan karena lubang tertutup air dan sulit terlihat oleh pengendara.
“Kami segera melakukan penanganan setelah menerima informasi, demi menjaga keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya.
Terkait genangan air, Sri Hartanti mengakui bahwa belum adanya drainase sodetan menjadi penyebab utama. Pihaknya, kata dia, akan mengusulkan pembangunan drainase agar air hujan dapat langsung mengalir ke sungai dan tidak kembali merusak jalan.
“Insyaallah akan kami usulkan agar ke depan jalan lebih aman dan tahan lama,” pungkasnya. (R)


