![]() |
Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.50 WIB di kawasan tanjakan dekat wilayah Kodim 0713/Brebes. Truk tronton bernomor polisi H 8078 OC yang dikemudikan Waluyo, warga Semarang, awalnya berhenti karena mengalami kendala saat menanjak.
Menurut informasi di lapangan, pengemudi telah mengaktifkan rem tangan dan mengganjal roda kendaraan sebelum turun untuk memeriksa kondisi truk. Namun, diduga akibat beratnya muatan besi ulir, kendaraan justru bergerak mundur secara tiba-tiba.
“Truk meluncur mundur sekitar 500 meter. Sopir sempat berusaha mengejar, tetapi tidak berhasil menghentikan laju kendaraan,” kata Babinsa Koramil 09/Tonjong, Serma Nopi Daryanto, saat ditemui di lokasi.
Dalam peristiwa tersebut, truk menabrak dua sepeda motor milik anggota Polri yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas. Selain itu, tiga sepeda motor milik warga yang sedang berada di bengkel milik Agus juga mengalami kerusakan. Bangunan bengkel turut terdampak akibat benturan keras.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Pemilik bengkel dan warga sekitar berhasil menyelamatkan diri sebelum truk menghantam lokasi.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan. Namun, kendaraan masih dapat melintas dengan sistem buka-tutup hingga proses penanganan selesai. Pengemudi truk telah diamankan oleh pihak berwajib untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Pasca kejadian, Bati Tuud Koramil 09/Tonjong, Peltu Ibrahim, menginstruksikan Babinsa Serma Nopi Daryanto untuk melakukan pengecekan lokasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu pengamanan situasi di sekitar tempat kejadian.
Pihak Koramil bersama aparat terkait juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan berat, agar lebih berhati-hati saat berhenti di jalur tanjakan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kendaraan berat, terutama saat membawa muatan besar di medan yang rawan kecelakaan.(r)

