Viral Menu MBG Berbelatung di Brebes, Dinkes Turun Tangan Lakukan Investigasi

Sumber poto: Dinkes Kabupaten Brebes ( Istimewa )
HARIANBUMIAYU.COM, Brebes - Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan paket makanan diduga mengandung belatung. Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes langsung menurunkan tim untuk melakukan investigasi terkait kualitas dan keamanan pangan.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Tambah Raharjo, menjelaskan bahwa tim dari Puskesmas Ketanggungan yang terdiri dari petugas gizi dan kesehatan lingkungan telah diterjunkan ke lokasi dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Namun, saat dilakukan pengecekan, aktivitas dapur tidak berjalan karena menyesuaikan dengan libur sekolah.

“Dari hasil kunjungan petugas gizi dan kesling Puskesmas Ketanggungan, dapur SPPG dalam kondisi sepi. Pihak yang ditemui hanya petugas kebersihan karena kegiatan sedang libur,” ujar Tambah Raharjo melalui pesan WhatsApp, Senin (21/12/2025).

Meski demikian, tim Dinkes tetap melanjutkan penelusuran dengan mendatangi sekolah penerima manfaat program MBG. Dari keterangan kepala sekolah, dibenarkan adanya permasalahan pada menu makanan yang diterima siswa.

“Kepala sekolah membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, disampaikan bahwa makanan belum sempat dikonsumsi oleh siswa,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, Dinkes Kabupaten Brebes akan mengirimkan surat resmi kepada pihak SPPG terkait untuk memastikan adanya pemeriksaan lanjutan dengan menghadirkan penanggung jawab dapur.

“Kami akan bersurat terlebih dahulu agar saat kunjungan ulang nanti dapat bertemu langsung dengan pihak yang bertanggung jawab terkait dugaan kasus ini,” tegas Tambah.

Sebelumnya, viral di media sosial temuan menu Makan Bergizi Gratis di salah satu sekolah wilayah Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, yang diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi. Dalam video tersebut terlihat telur puyuh yang telah dimasak dan dikemas dalam plastik transparan berisi empat butir, namun dilaporkan berbau tidak sedap dan dipenuhi belatung.

Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah guna memastikan keamanan dan kelayakan pangan dalam pelaksanaan program MBG, khususnya bagi peserta didik sebagai penerima manfaat.(r)

close