![]() |
Upacara yang digelar di halaman Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Minggu (18/1/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM. Penggunaan dua bahasa daerah tersebut mencerminkan identitas Brebes yang sarat dengan perpaduan budaya Jawa dan Sunda.
Dalam amanatnya menggunakan Bahasa Brebesan, Bupati Paramitha menyampaikan rasa syukur atas peringatan hari jadi Kabupaten Brebes ke-348. Ia menegaskan bahwa lahirnya Brebes tidak terlepas dari semangat kebersamaan, keberanian, dan tekad untuk maju yang diwariskan para pendahulu.
Sebagai bagian dari refleksi sejarah, Paramitha juga menyinggung kegiatan napak tilas perjuangan tokoh Brebes, KH Syahtori. Menurutnya, napak tilas tersebut bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan nilai untuk meneladani semangat pengabdian, persatuan, dan keikhlasan dalam membangun daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan capaian kinerja Kabupaten Brebes sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi triwulan I hingga III tercatat rata-rata 6,08 persen. Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 14,15 persen, tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 8 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,18.
Selain itu, Brebes juga mencatat berbagai prestasi di tingkat regional dan nasional. Di antaranya meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA), juara III Investment Challenge Jawa Tengah dengan komitmen investasi Rp50 miliar di sektor industri pengolahan garam, Health Leadership Award, predikat Kabupaten Informatif pada KIP Award, serta juara I penegakan Perda tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Dalam amanat berbahasa Sunda, Paramitha menegaskan komitmen Pemkab Brebes untuk terus menjalankan program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat. Program tersebut meliputi Beresi Dalan, Beresi Sampah, Wardoyo (Wareg Sedoyo), Satu Keluarga Satu Sarjana, digitalisasi administrasi, Brebes Festival, Lestari Budayaku, Jaga Harga Bawang, layanan kesehatan door to door, serta BPJS Ketenagakerjaan bagi ketua RT/RW dan petani.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi hingga warga Brebes, untuk terus memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah.
Momentum Hari Jadi ke-348, menurutnya, harus menjadi titik penguat persatuan, saling mendukung, dan bekerja bersama demi mewujudkan Brebes yang semakin maju dan sejahtera.
Usai upacara, Bupati Brebes bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda menyerahkan sejumlah penghargaan. Penghargaan diberikan kepada SMP Negeri 1 Bulakamba dan SMA Negeri 1 Paguyangan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2025, Bapperida Kabupaten Brebes sebagai Kabupaten Sangat Inovatif Tingkat Nasional, serta Badan Kesbangpol atas capaian pengukuran Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2025.***

