![]() |
Bupati menegaskan, program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pelayanan yang setara dan mudah dijangkau.
“Di usia Brebes yang ke-348 tahun ini, kami ingin pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya di kantor atau rumah sakit, tapi juga langsung sampai ke balai desa,” ujar Bupati Paramitha.
Ia menjelaskan, sasaran utama kegiatan ini adalah kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas yang selama ini kerap mengalami hambatan akses layanan publik. Dengan sistem jemput bola ke desa-desa, pemerintah berharap tidak ada warga yang tertinggal dalam pelayanan dasar.
Selain pengurusan dokumen kependudukan, warga juga memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis lengkap dengan pemberian obat sesuai keluhan medis yang dialami. Bupati pun mengingatkan masyarakat, khususnya lansia, agar tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Semua keluhan akan dilayani oleh tenaga medis. Kami ingin masyarakat merasa aman dan terbantu,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia turut memohon doa masyarakat agar berbagai program pembangunan di Kabupaten Brebes pada tahun 2026 dapat berjalan lancar, khususnya pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak warga, termasuk di wilayah Losari dan Banjarharjo yang akan dikerjakan secara bertahap.
Sementara itu, Darso (65), salah satu warga Kemurang Wetan, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, program ini meringankan beban biaya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan sejak dini.
“Kami sangat terbantu. Bisa cek kesehatan, dapat obat, dan tidak perlu memikirkan biaya,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Brebes, Plt Camat Tanjung, unsur Forkopimca, Kepala Desa Kemurang Wetan, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti pelayanan.***

