![]() |
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan fungsi pengawasan DPRD terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Di lokasi, Arifin meninjau langsung permukiman warga yang mengalami pergeseran tanah cukup parah, ditandai dengan kondisi rumah miring serta retakan tanah yang membahayakan keselamatan warga.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat tiga rumah warga yang kondisinya sangat rawan dan direncanakan mulai dievakuasi pada Kamis (29/1/2026) karena berpotensi roboh. Selain itu, hampir seluruh rumah di dukuh tersebut berada dalam kondisi terancam akibat pergerakan tanah yang telah berlangsung cukup lama.
![]() |
“Kondisi tanah bergerak di wilayah ini sudah berlangsung menahun dan membutuhkan penanganan serius. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” ujar Arifin.
Ia menegaskan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi dari pemerintah daerah, termasuk penetapan status tanggap darurat, penyediaan tempat evakuasi sementara, serta kajian teknis lanjutan untuk menentukan langkah penanganan jangka panjang.
Melalui kunjungan ini, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Brebes mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret dan responsif dalam menangani dampak bencana tanah bergerak, demi menjamin keselamatan serta kesejahteraan masyarakat terdampak. (r)


