HARIANBUMIAYU.COM - Bumiayu - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Wilayah Bumiayu menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Keruh di wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Selama lima hari, PDAM mendistribusikan sekitar 340.000 liter air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat, Jumat (30/1/2026).
Distribusi air bersih tersebut dilakukan sebagai langkah tanggap darurat menyusul rusaknya jaringan perpipaan akibat banjir yang terjadi pada Sabtu (23/1/2026). Derasnya arus banjir menyebabkan kerusakan serius pada pipa transmisi berdiameter 200 mm, 150 mm, dan 100 mm, bahkan sebagian pipa dilaporkan hanyut terbawa arus.
Kerusakan terparah terjadi di Desa Adisana, tepatnya pada jaringan pipa dari sumber mata air Bulakan dengan panjang kerusakan mencapai sekitar 300 meter. Selain itu, kerusakan juga tercatat di wilayah Uleng, yang berada di dekat Desa Wanareja, Kecamatan Sirampog, dengan panjang pipa rusak sekitar 150 meter. Kondisi medan yang berat menjadi salah satu kendala dalam proses perbaikan jaringan.
Pimpinan PDAM Unit Wilayah Bumiayu, H. Muflikhin, ST, menjelaskan bahwa dampak kerusakan jaringan tersebut dirasakan hampir di seluruh wilayah Kecamatan Bumiayu.
“Wilayah terdampak meliputi Desa Dukuh Turi, Karangturi, Bumiayu, Adisana, Kaliwadas, Kalierang, Jatisawit, Laren, Pruwatan, serta sejumlah wilayah lainnya. Total pelanggan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 7.600 pelanggan,” ujarnya.
Akibat rusaknya pipa transmisi, pelanggan PDAM tidak dapat menikmati suplai air bersih secara normal. Untuk menjaga ketersediaan air bagi warga, PDAM Bumiayu mengerahkan dua unit truk tangki air setiap hari selama lima hari berturut-turut.
“Setiap hari kami mendistribusikan air bersih sebanyak 17 kali pengiriman atau sekitar 68.000 liter per hari, sehingga total selama lima hari mencapai kurang lebih 340.000 liter air bersih,” jelas Muflikhin.
Ia menambahkan, hingga Jumat (30/1/2026), layanan distribusi air bersih telah menunjukkan perkembangan positif.
“Saat ini sekitar 80 persen suplai air sudah kembali mengalir ke pelanggan, meliputi Desa Dukuh Turi, sebagian Bumiayu, Kalierang, Jatisawit, Laren, Kaliwadas, Pruwatan, serta sebagian wilayah Adisana,” pungkasnya.
PDAM Unit Wilayah Bumiayu terus melakukan perbaikan dan normalisasi jaringan perpipaan agar seluruh pelanggan dapat kembali menikmati layanan air bersih secara normal. (R-90)