Pergeseran Pohon Beringin Picu Amblesnya Jalan Cinanas–Pruwatan di Brebes

HARIANBUMIAYU.COM, Brebes - Jalan poros penghubung Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, dengan Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mengalami ambles parah setelah sebuah pohon beringin tua bergeser dari posisinya. Akibat kejadian tersebut, ruas jalan sepanjang sekitar 35 meter dengan lebar kurang lebih 3 meter kini tidak dapat dilalui kendaraan.

Pohon beringin yang berada di Dukuh Cinanas itu dikenal warga setempat sebagai pohon keramat bernama Candi Kencana Wungu. Letaknya persis di tepi jalan, tepat di depan penggilingan padi milik warga. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju Dukuh Kubangsari, Desa Pruwatan, sehingga kerusakan ini cukup mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Dusun Cinanas, Yogi, menyampaikan bahwa pohon beringin tersebut sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan dipercaya memiliki nilai sakral oleh warga. Karena keyakinan tersebut, masyarakat setempat tidak pernah berani memotong atau mengambil bagian dari pohon itu.

“Sejak dulu pohon itu dianggap keramat. Bahkan ada cerita yang berkembang di masyarakat, pernah ada petugas yang memangkas rantingnya dan pada malam hari meninggal dunia. Sejak saat itu, warga semakin berhati-hati,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cinanas, Hensika Sindi Setiawan, S.Pd, menjelaskan bahwa peristiwa amblesnya jalan terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025. Hingga kini, kondisi jalan masih rusak berat dan belum bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kerusakan cukup parah. Jalan amblas dan retak, sehingga sangat membahayakan jika dipaksakan untuk dilewati,” kata Hensika saat dikonfirmasi, Kamis (8/1).

Kepala UPT DPU Wilayah Bantarkawung, Siswanto, ST, mengungkapkan bahwa penyebab utama kerusakan jalan adalah erosi akibat luapan Sungai Kuya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Arus banjir menggerus tanah di sekitar akar pohon beringin. Akar yang tergerus ikut menarik tanah di badan jalan, sehingga terjadi pergeseran dan menyebabkan jalan amblas,” jelasnya.

Pemerintah Desa Cinanas telah melaporkan kejadian tersebut ke UPT DPU Wilayah Bantarkawung. Setelah dilakukan peninjauan lapangan, hasilnya telah diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes.

“Kami berharap segera ada penanganan, karena jalan ini merupakan akses vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” pungkas Siswanto.***
close