![]() |
Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto, SE mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 16.00 WIB.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Kalikeruh meluap. Alirannya berbelok ke arah Desa Adisana dan Desa Penggarutan sehingga menggenangi sejumlah titik,” jelas AKP Edi.
![]() |
Sementara di Desa Penggarutan, dua rumah warga terdampak banjir dengan kondisi air masuk ke dalam rumah.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Bumiayu bersama petugas piket jaga KSPK III dan dua personel Polsek Bumiayu langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta memberikan imbauan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau warga agar berhati-hati, terutama saat melintas di jalan yang masih tergenang air,” tambahnya.
Hingga Selasa malam, genangan air masih terlihat di wilayah Dukuh Kweni, Desa Adisana, dan jalan tersebut belum dapat dilalui kendaraan.
Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.***


