Bupati Brebes Ingatkan Pejabat Baru Tinggalkan Pola Lamban, Rakyat Menunggu Kehadiran Pemerintah


Brebes - Harianbumiayu.com - Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM melantik jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Direksi Perumda Air Minum Tirta Baribis, serta Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes periode 2026–2031. Pelantikan digelar di Pendopo Brebes, Kamis (5/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh pejabat meninggalkan cara kerja lama yang dinilai lamban dan berjarak dengan rakyat.

“Pola kerja yang berbelit dan tidak responsif harus ditinggalkan. Jangan lamban dalam bekerja, karena masyarakat menunggu kehadiran nyata pemerintah,” tegas Paramitha.

Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh warga, mulai dari akses layanan kesehatan, dukungan bagi petani, pendidikan yang layak, hingga perlindungan bagi kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

Bupati juga menyoroti peran strategis Perumda Air Minum Tirta Baribis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, air bersih merupakan hak dasar yang harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan melalui kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pelayanan.

“Penguatan tata kelola dan peningkatan kinerja Perumda menjadi keharusan. Layanan air bersih harus responsif dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara adil,” ujarnya.

Paramitha menegaskan bahwa keberhasilan pejabat tidak diukur dari penilaian pimpinan semata, melainkan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat kebijakan dan layanan yang diberikan.

“Bukan saya yang menilai kinerja saudara-saudara, tetapi masyarakat Brebes. Jika rakyat merasakan manfaatnya, di situlah keberhasilan itu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan kepada pengurus Baznas Kabupaten Brebes yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar benar-benar berdampak pada pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi umat.

“Jabatan adalah tanggung jawab. Jaga kepercayaan publik, bangun kolaborasi, dan pastikan pengelolaan zakat memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Brebes Wurja SE, Ketua DPRD Brebes M Taufiq, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr Tahroni MPd, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.***

close