Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran rombongan Pemkab Brebes disambut hangat oleh pengasuh pondok KH Sholahudin Masruri (Gus Sholah), para dewan asatidz, serta ribuan santri.
Rangkaian acara diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mba Mitha menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar pondok pesantren. Namun di balik suasana Ramadhan yang penuh berkah, ia mengaku sedih dan prihatin karena masih ada warga Brebes yang terdampak bencana dan harus tinggal di pengungsian.
![]() |
“Ramadhan adalah bulan kepedulian dan kebersamaan. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terlebih bagi warga yang sedang menghadapi ujian bencana,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan bantuan paket sembako senilai Rp180 juta yang bersumber dari Baznas dan PMI Kabupaten Brebes. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi anak yatim, piatu, dan kaum duafa. Selain itu, diserahkan pula mushaf Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan pendidikan di lingkungan pondok pesantren.
Safari Ramadhan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat dalam membangun Brebes yang religius serta tangguh menghadapi berbagai tantangan. (Rizal S)


