![]() |
Pada tahun sebelumnya, sebanyak 1.324 pohon bibit durian Musang King telah disalurkan ke Desa Taraban dan ditanam di pekarangan rumah warga serta lahan gambut yang dimanfaatkan secara produktif. Program tersebut dinilai berhasil karena tidak hanya meningkatkan potensi ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap konservasi lingkungan melalui peningkatan tutupan lahan hijau.
Kepala DLH Kabupaten Brebes, M. Shodiq, S.STP, M.Si, mengatakan durian Musang King memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan daerah. Selain bernilai jual tinggi, tanaman ini dinilai cocok dikembangkan di wilayah Brebes selatan.
“Pendekatan ini tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi rumah tangga, tetapi juga mendukung pemeliharaan ekosistem lokal. Tahun 2026, program bantuan bibit durian Musang King akan diperluas ke sejumlah desa lain di Kecamatan Paguyangan, termasuk Desa Cilibur,” ujarnya.
Selain durian, upaya penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui penyaluran 2.324 pohon bibit alpukat kepada Pemerintah Desa Cilibur. Bantuan tersebut diserahkan secara resmi oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOMPINCA) Paguyangan, yang diwakili Bapak Koko, dan diterima langsung oleh Kepala Desa Cilibur, Nurrohman, S.H, di Balai Desa Cilibur.
Bapak Koko menjelaskan, bantuan bibit alpukat merupakan bagian dari program kerja FORKOMPINCA tahun 2026 yang berfokus pada pengembangan potensi sumber daya alam lokal.
“Alpukat memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan dan sesuai dengan kondisi lahan di Kecamatan Paguyangan. Kami berharap bantuan ini menjadi modal awal bagi masyarakat Desa Cilibur untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cilibur Nurrohman, S.H menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Brebes dan FORKOMPINCA. Ia menegaskan bahwa bibit alpukat akan didistribusikan kepada kelompok tani serta warga yang memiliki lahan produktif, disertai pendampingan teknis dari instansi terkait.
“Kami akan memastikan setiap bibit ditanam dan dirawat dengan baik agar dapat memberikan hasil maksimal bagi kesejahteraan warga,” katanya.
Untuk memastikan keberhasilan program, Pemerintah Desa Cilibur juga akan membentuk tim khusus yang bertugas memantau perkembangan tanaman serta mengoordinasikan rencana pemasaran hasil panen di masa mendatang.
Rencana perluasan program ini turut didukung oleh alokasi anggaran dalam rancangan APBD Kabupaten Brebes Tahun 2026 yang telah disampaikan kepada DPRD pada September 2025 lalu. Anggaran tersebut mencakup penyediaan bibit tambahan, pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian, serta pembinaan kelompok tani.
Selain itu, DLH Brebes akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan pertumbuhan bibit berjalan optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa. Pungkasnya. (Yasir A)

