![]() |
HARIANBUMIAYU.COM. Brebes. Komunitas Pers Bumiayu Bersaudara (PBB) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim piatu, pembagian takjil, serta nasi kotak ayam betutu di Pendopo 2 Bumiayu (eks Kawedana Bumiayu), Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan ini dihadiri unsur Forkopimcam Bumiayu, tokoh masyarakat, aktivis, insan pers, serta puluhan anak yatim bersama orang tua atau pendamping mereka.
Ketua panitia Imam Khambali yang diwakili oleh Wawan BAK selaku koordinator kegiatan PBB Brebes Selatan menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Haji Agung yang telah berpartisipasi memberikan 400 nasi kotak ayam betutu, serta para donatur lainnya yang turut mensukseskan acara ini,” ujar Wawan.
![]() |
“Alhamdulillah PBB sudah dua tahun melaksanakan kegiatan sosial. Sebelumnya kami hanya berbagi takjil, namun tahun ini kami juga memberikan santunan kepada 55 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian,” katanya.
Wawan juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu menyayangi anak yatim sebagaimana menyayangi anak sendiri.
“Sayangilah anak yatim seperti anak kita sendiri. Semoga mereka kelak menjadi anak yang saleh, sukses dan memiliki solidaritas yang kuat,” tambahnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tidak merasa sendiri dalam menjalani kehidupan.
“Jangan pernah takut menjalani hidup. Kalian tidak sendirian, masih banyak saudara yang peduli dan siap membantu,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Camat Bumiayu M. Syafruddin Subkhi, S.Kom juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas pers yang telah menyelenggarakan kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, insan pers selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Pers dan media adalah mitra pemerintah. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPR RI H. Agung Widyantoro yang turut hadir menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi.
Agung juga mendorong para jurnalis untuk kembali meneguhkan peran dan fungsi utamanya. Ia mengingatkan bahwa pers memiliki empat fungsi strategis, yakni sebagai penyampai informasi, sarana kontrol sosial, media edukasi masyarakat, serta pembentuk opini publik.
Legislator itu menegaskan bahwa pers dan lembaga legislatif sejatinya memiliki kesamaan mendasar dalam menjalankan fungsi pengawasan.
“Media merupakan pilar keempat demokrasi yang kedudukannya hampir setara dengan lembaga negara lainnya, termasuk DPR RI. Karena itu kami berharap media dan DPR dapat terus bekerja sama untuk membangun masyarakat,” kata H. Agung.
Ia juga menilai kegiatan sosial yang digelar di Pendopo Bumiayu tersebut memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan di lokasi yang strategis dan memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Bumiayu.
Dalam kesempatan itu, H. Agung juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus bersemangat menuntut ilmu.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki berbagai program pendidikan yang dapat dimanfaatkan, salah satunya Program Indonesia Pintar (PIP) yang bertujuan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah.
“Anak-anak harus tetap sekolah dan jangan sampai putus pendidikan. Manfaatkan program PIP agar bisa terus belajar sampai setinggi mungkin, bahkan hingga menjadi sarjana,” pesannya.
Setelah acara santunan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sekitar 1.000 paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Kota Bumiayu, tepatnya di sekitar Makam Pahlawan Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh paket takjil yang dibagikan oleh anggota komunitas PBB bersama relawan langsung habis dibagikan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, solidaritas sosial, serta kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim piatu di wilayah Brebes Selatan. (Rizal S)
.jpg)

