![]() |
Waskum diketahui mengayuh sepeda sejauh ratusan kilometer dari Jakarta menuju Tegal selama kurang lebih 51 jam. Perjuangan tersebut ia lakukan demi satu tujuan sederhana, yakni bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta, meski dalam keterbatasan ekonomi.
Setibanya di rumah orang tuanya, Ibu Katri dan Bapak Muit di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, pada Jumat, suasana haru pun menyelimuti momen pertemuan keluarga tersebut.
Perjuangan Waskum menarik perhatian berbagai pihak, termasuk relawan dari Shanty Alda Nathalia, S.H. Melalui tim relawan yang dipimpin Koordinator Kabupaten Tegal, bantuan berupa sepeda listrik diserahkan langsung kepada Waskum sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas kegigihannya.
![]() |
“Alhamdulillah, Pak Waskum sudah sampai di rumah dengan selamat. Perjalanan beliau dari Jakarta ke Tegal ditempuh sekitar 51 jam. Semoga bantuan sepeda listrik ini bisa bermanfaat, terutama untuk menunjang mobilitas saat Lebaran dan bersilaturahmi dengan keluarga,” ujar Bagus
Sepeda listrik tersebut diharapkan dapat mempermudah aktivitas Waskum ke depan, terutama dalam menjangkau keluarga dan kerabat tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Kisah Waskum menjadi potret nyata semangat mudik masyarakat Indonesia yang tidak pernah surut, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Lebih dari sekadar perjalanan, mudik adalah tentang perjuangan, harapan, dan kerinduan untuk berkumpul bersama keluarga. ( Rizal S )

.jpg)
