![]() |
HARIANBUMIAYU.COM BREBES | Komitmen dalam membina generasi muda melalui kegiatan positif kembali ditunjukkan Polres Brebes dengan menggelar E-Sport Championship 2026. Ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Bupati Brebes dan Piala Kapolres Brebes ini berlangsung meriah di Mal ASS Brebes, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Brebes dan Pemerintah Kabupaten Brebes sebagai upaya menyalurkan minat pelajar di bidang digital sekaligus membangun karakter yang sehat dan kompetitif.
Ratusan peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Brebes tampak antusias mengikuti turnamen yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga edukasi dan pembinaan mental di era teknologi.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir dalam pembukaan kegiatan, di antaranya Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah, jajaran Polres Brebes, Kepala Dindikpora Brebes Sutaryono, Ketua KONI Abdul Aris Asa’ad, serta tokoh masyarakat H. Muhadi dan H. Ridhohul Khukam.
Sebelum pertandingan dimulai, para peserta mengikuti deklarasi Kamtibmas sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Dalam deklarasi tersebut, para pelajar berkomitmen untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjauhi hoaks dan ujaran kebencian, serta menolak berbagai perilaku negatif seperti perjudian online, perundungan, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.
Deklarasi ini menjadi penegasan bahwa e-sport bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana pembentukan karakter generasi muda yang bertanggung jawab dan berintegritas.
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menegaskan, turnamen ini merupakan bagian dari strategi pembinaan generasi muda agar lebih produktif dan terhindar dari pengaruh negatif.
"E-sport kami dorong sebagai wadah kegiatan positif. Pelajar bisa berprestasi sekaligus membangun mental kompetitif yang sehat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya literasi digital di kalangan pelajar agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun provokasi yang berpotensi merusak masa depan.
Menurutnya, kegiatan serupa diharapkan dapat digelar secara berkelanjutan sebagai ruang ekspresi dan prestasi bagi generasi muda di Brebes.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Brebes AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama mengungkapkan tingginya minat peserta dalam kejuaraan ini.
Sebanyak 136 tim turut ambil bagian, terdiri dari: 94 tim Mobile Legends dan 42 tim Free Fire
Masing-masing tim beranggotakan lima pemain yang mayoritas merupakan pelajar dari berbagai sekolah di Brebes.
"Antusiasme pelajar sangat luar biasa. Ini membuktikan e-sport memiliki potensi besar sebagai wadah pembinaan sekaligus prestasi,” jelasnya.
Melalui E-Sport Championship 2026, Polres Brebes berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat, sportif, dan bertanggung jawab.
Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, e-sport kini menjadi lebih dari sekadar hiburan—melainkan sarana edukasi, pembinaan, dan peluang meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
"Kegiatan ini menjadi langkah nyata membangun generasi Brebes yang cerdas, kreatif, dan berintegritas di era digital,” tegas Kapolres. Pungkasnya. ( Rizal )

