Ngaji Lewat Seni di SMA Negeri 1 Paguyangan: Inovasi Edukasi Berbasis Budaya yang Menghidupkan Kreativitas Generasi Muda

HARIANBUMIAYU.COM. BREBES - Kegiatan edukatif bertajuk Ngaji Lewat Seni sukses digelar di SMA Negeri 1 Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (15/4/2026). Program ini menjadi bagian dari peringatan Harmoni 30 Tahun sekolah tersebut sekaligus rangkaian roadshow seni yang mengusung pembelajaran berbasis budaya dengan pendekatan kreatif.

Acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan berbagai kegiatan menarik, di antaranya jalan sehat, diskusi tematik, ajang SMA Go Talent, hingga pertunjukan seni. Seluruh rangkaian dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup, sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan melalui medium seni.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif para siswa. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai proses kreatif yang ditampilkan sepanjang acara.


Guru kesenian sekaligus panitia, Agep Zulfikar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka ruang pembelajaran alternatif yang lebih kontekstual bagi siswa. Menurutnya, seni mampu menjadi sarana efektif untuk menyampaikan nilai, refleksi, serta ekspresi diri.

"Seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang mampu membentuk karakter, meningkatkan kepekaan sosial, serta mengasah kreativitas dan pola pikir kritis siswa,” ujarnya.

Program ini juga menghadirkan Jhon Patrik Carlah, Ketua Yayasan Seniman Trotoar Jakarta, sebagai inisiator kegiatan kolaboratif yang melibatkan komunitas seni dan dukungan dari Kementerian Kebudayaan. Ia menekankan pentingnya seni sebagai jembatan antara nilai spiritual, tradisi, dan dinamika generasi muda.

SMA Negeri 1 Paguyangan menjadi titik awal pelaksanaan roadshow di 25 kota yang mencakup wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh penampilan Katro Band yang menambah semarak suasana.

Melalui program ini, diharapkan tercipta ruang dialog yang mampu mempererat hubungan antara budaya lokal dan perkembangan zaman, sekaligus memperkenalkan seni sebagai metode pembelajaran yang relevan di era modern tanpa meninggalkan akar tradisi. (R)
close