Cuaca Ekstrem Picu Longsor dan Banjir Bandang di Paguyangan, Jalan Kabupaten Rusak

HARIANBUMIAYU.COM - BREBES - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah selatan Kabupaten Brebes pada Sabtu malam (9/5/2026) menyebabkan bencana longsor dan banjir bandang di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan. Akibat kejadian tersebut, badan jalan kabupaten ruas Paguyangan–Pandansari mengalami kerusakan dan sebagian akses jalan tertutup material longsor.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.15 WIB di Dukuh Kalibuntu RT 13 RW 04 Desa Wanatirta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, namun sejumlah rumah warga terdampak material banjir bandang dan longsoran tanah.

Camat Paguyangan, Koko Kusnanto mengatakan, hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan tebing penahan jalan longsor serta memicu banjir bandang dari kawasan perbukitan dan lahan Perhutani.

“Curah hujan tinggi mengakibatkan longsor pada tebing penahan jalan dengan tinggi sekitar 5 meter dan lebar 8 meter. Material longsor menutup sebagian ruas jalan kabupaten Paguyangan–Pandansari,” ujarnya berdasarkan laporan lapangan BPBD Brebes.

Selain itu, longsor juga terjadi di lahan Perhutani Petak 26 RPH Kretek KRPH Paguyangan. Material longsor terbawa arus dan menyebabkan banjir bandang yang masuk ke permukiman warga di RT 13 RW 04.

Sedikitnya lima rumah warga terdampak dalam kejadian tersebut, masing-masing milik Tariyah (40), Irfani (30), Hermanto (50), Sarifudin (48), dan Triyanah (35). Warga bersama petugas masih melakukan pembersihan material lumpur dan batu yang masuk ke dalam rumah.

Tak hanya itu, banjir bandang dari arah Dukuh Cijampang juga menggerus bahu jalan dan talud penahan jalan di ruas Paguyangan–Pandansari. Kerusakan tercatat sepanjang sekitar 25 meter dengan tinggi talud mencapai 4 meter.

Kepala UPT DPU Wilayah Bumiayu, Sri Hartanti menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan BPBD untuk melakukan penanganan awal serta pengamanan lokasi terdampak.

“Petugas telah memasang tanda pengaman di titik jalan yang retak dan rawan longsor guna mengantisipasi kecelakaan pengguna jalan,” jelasnya.

Sebagai bentuk penanganan cepat, UPT DPU Bumiayu bersama Forkopimcam Paguyangan, Babinsa, BPBD, RAPI, Agrowisata Kaligua, PT Etira, dan para relawan melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan material longsor di ruas jalan Kabupaten Kretek–Kaligua, Kecamatan Paguyangan.

Kerja bakti dilakukan untuk membuka akses jalan yang sempat terganggu akibat timbunan tanah, batu, dan material pohon yang terbawa longsor. Petugas gabungan juga melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan longsor susulan mengingat kondisi tanah masih labil akibat hujan deras.

Sementara itu, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Brebes, UPT PU Bumiayu, Kecamatan Paguyangan, Pemerintah Desa Wanatirta, Satgas Penanggulangan Bencana, dan Destana Wanatirta terus melakukan asesmen lanjutan serta pembersihan material longsor.

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Brebes selatan.***
close