![]() |
![]() |
Munawir menuturkan bahwa pada tahun sebelumnya, FKGD dan Yayasan Rumah Cinta Brebes berhasil menyalurkan 11 ekor sapi dan 22 ekor kambing yang tersebar di sembilan kecamatan dan 19 desa di Kabupaten Brebes.
Keberlanjutan program ini menunjukkan komitmen para akademisi asal Brebes untuk terus menjalin hubungan dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial dan keagamaan.
Program kurban tahun ini didukung oleh sejumlah profesor dan dosen dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, di antaranya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Cenderawasih, Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Terbuka (UT), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPN Veteran), Universitas Peradaban, Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), hingga berbagai perguruan tinggi lainnya.
![]() |
Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Dr. Tahroni, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas konsistensi FKGD dan Yayasan Rumah Cinta Brebes dalam melaksanakan kegiatan kurban setiap tahun.
Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya memiliki nilai spiritual sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki manfaat sosial yang besar bagi masyarakat.
“Berkurban merupakan bentuk syukur dan ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, kurban menjadi sarana berbagi yang mampu memperkuat solidaritas sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Saya sangat mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh para guru besar dan dosen asal Brebes ini,” ungkap Tahroni.
Wujud Kepedulian Kaum Intelektual
Sementara itu, Pembina FKGD, Prof. Dr. Ir. Darsono Wisadirana, M.S., Guru Besar Ilmu Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang, menilai gerakan tersebut sebagai contoh nyata kepedulian kaum intelektual terhadap masyarakat.
“Sangat positif ketika para guru besar dan dosen asal Brebes memiliki kepedulian tinggi kepada masyarakat dengan berbagi rezeki melalui ibadah kurban. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut dan partisipasi para akademisi Brebes semakin besar dari tahun ke tahun,” tuturnya.
Melalui Gerakan Berkurban ke Kampung Halaman ini, para profesor dan dosen asal Brebes berharap dapat mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pungkasnya. (r)



