Rakor Akbar Pemekaran Brebes Selatan Digelar di Pendopo II Bumiayu, Masyarakat Teguhkan Komitmen Kawal DOB

Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes Selatan, Agus Sutiono, menyampaikan sambutan dalam Rapat Konsolidasi Akbar Masyarakat Brebes Selatan dan Deklarasi Srikandi Pemekaran di Pendopo II Bumiayu, Minggu (31/05/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap solid dan bersatu mengawal perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Brebes Selatan hingga terwujud.
BREBES, HarianBumiayu.com – Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes Selatan (APP-KBS) menggelar Rapat Konsolidasi Akbar Masyarakat Brebes Selatan dan Deklarasi Srikandi Pemekaran di Pendopo II Bumiayu (Eks Kawedanan Bumiayu), Minggu (31/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan konsolidasi seluruh elemen masyarakat dalam mengawal perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Brebes Selatan hingga terealisasi.

Mengusung tema "Mengawal Janji DPRD Jawa Tengah dan Gubernur Jawa Tengah untuk Rapat Paripurna Pembentukan Kabupaten Brebes Selatan Tahun 2026", acara berlangsung penuh semangat dan dihadiri puluhan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes Selatan, Agus Sutiono, menegaskan bahwa perjuangan pemekaran harus terus dijaga dengan kekompakan dan semangat kebersamaan seluruh masyarakat Brebes Selatan.

"Perjuangan ini bukan hanya milik segelintir orang, tetapi merupakan aspirasi masyarakat Brebes Selatan yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun. Karena itu, seluruh elemen harus tetap solid dan bersatu mengawal proses pembentukan Kabupaten Brebes Selatan hingga terwujud," ujar Agus Sutiono.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komite Perjuangan Pemekaran Brebes Selatan, jajaran Masyarakat Peduli Pemekaran (MPP) Brebes Selatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, perwakilan Pemuda Pancasila (PP), Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI), Ketua PAC PDI Perjuangan Bumiayu dan Paguyangan, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan itu, para peserta kembali menegaskan komitmen bersama untuk terus memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Brebes Selatan sebagai daerah otonom baru yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, memperluas pemerataan ekonomi, dan mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Suasana semakin semarak dengan dilaksanakannya Deklarasi Srikandi Pemekaran yang menunjukkan keterlibatan aktif kaum perempuan dalam mendukung perjuangan pemekaran Kabupaten Brebes Selatan.

Peserta juga menggaungkan yel-yel perjuangan yang menjadi simbol semangat bersama:

"Satu Tekad! Satu Tujuan! Brebes Selatan Harga Mati!"

Usai rapat konsolidasi dan deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan dialog serta diskusi terbuka. Dalam forum tersebut, para peserta menyampaikan berbagai pandangan, masukan, dan strategi perjuangan guna memperkuat dukungan masyarakat terhadap pembentukan Kabupaten Brebes Selatan.

Melalui rakor akbar ini, Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes Selatan berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga persatuan, memperkuat koordinasi, serta terus mengawal komitmen pemerintah dan DPRD Jawa Tengah agar proses pembentukan Kabupaten Brebes Selatan dapat segera memasuki tahapan paripurna dan terwujud sesuai harapan masyarakat.***
close