![]() |
Program tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Lebaran Anak Yatim atau Idul Yatama yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram. Pada tahun 1448 Hijriah atau 2026 Masehi, peringatan tersebut jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.
Dalam kegiatan tahun ini, FKGD Putera Puteri Brebes bersama Yayasan Rumah Cinta Brebes menggelar santunan bagi anak yatim piatu di enam kecamatan, yakni Kecamatan Bulakamba, Tanjung, Ketanggungan, Salem, Brebes, dan Losari. Selain memberikan santunan, panitia juga menyalurkan berbagai perlengkapan sekolah guna mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak penerima manfaat.
Ketua dan para pengurus FKGD menyampaikan bahwa Program Kita Peduli merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat.
![]() |
“Program yang baik seperti ini harus terus dilanjutkan. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu membantu sesama serta memperkuat solidaritas sosial dalam memelihara kesalehan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Idul Yatama bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian, kasih sayang, dan semangat berbagi kepada generasi muda.
Apresiasi serupa disampaikan Aris Sutanto, S.M., Presiden Forum Pengusaha Muda Brebes (ForPBes) periode 2020–2022. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermakna bagi anak-anak yatim piatu maupun masyarakat yang terlibat.
“Idul Yatama tahun ini sangat berkesan dan penuh makna. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya berbagi, peduli, dan menebarkan kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu. Terima kasih kepada Forum Komunikasi Dosen dan Guru Besar Putera Puteri Brebes serta Yayasan Rumah Cinta Brebes atas Program Kita Peduli. Semoga kegiatan mulia ini terus berlanjut dan semakin membawa manfaat bagi sesama,” ungkapnya.
Melalui Program Kita Peduli, FKGD Putera Puteri Brebes berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yatim piatu, sehingga mereka dapat tumbuh dengan penuh semangat, harapan, dan kebahagiaan.***


