![]() |
HARIANBUMIAYU.COM. BREBES – Kegiatan Perkemahan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan (Jawara) Brebes 2026 resmi ditutup di kawasan wisata Tuk Sirah Pemali, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang diikuti puluhan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Brebes ini menjadi ajang penguatan peran pendidikan kesetaraan dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, yang hadir pada acara penutupan menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara tanpa memandang usia maupun latar belakang.
Menurutnya, pendidikan kesetaraan bukanlah pilihan kedua, melainkan jalur yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita. Semangat warga belajar di PKBM dinilai menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk maju.
Bupati Paramitha juga menyoroti perkembangan investasi di Kabupaten Brebes yang terus meningkat. Kondisi tersebut, katanya, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan agar masyarakat lokal mampu bersaing dan mengambil peluang kerja yang tersedia.
![]() |
Dalam kesempatan itu, Bupati Paramitha turut memperkenalkan Program Sekolah Rakyat yang akan mulai berjalan pada 20 Juni 2026. Program berkonsep asrama tersebut menyediakan fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari seragam, buku, alat tulis hingga kebutuhan makan peserta didik.
Sementara itu, Pengurus PKBM Budi Utomo Paguyangan, Mardani, mengatakan bahwa Jawara Brebes menjadi sarana penting untuk mengenalkan pendidikan nonformal kepada masyarakat. Menurutnya, PKBM memiliki peran yang sama penting dengan pendidikan formal dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia menjelaskan bahwa ijazah pendidikan kesetaraan yang diterbitkan PKBM telah diakui negara dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun melamar pekerjaan.
Kegiatan Jawara Brebes 2026 diikuti oleh 48 PKBM dari seluruh Kabupaten Brebes. Masing-masing lembaga mengirimkan regu putra dan putri dari Program Paket A, Paket B, dan Paket C. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri, wawasan, dan semangat belajar warga pendidikan kesetaraan di Kabupaten Brebes.(r)


