KNPI Paguyangan: Pancasila Jadi Benteng Hadapi Krisis Mental dan Identitas Generasi Muda

PAGUYANGAN, Harianbumiayu.com – Momentum Hari Kesaktian Pancasila dimanfaatkan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Paguyangan untuk mengingatkan pentingnya peran nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Ketua DPK KNPI Paguyangan, Akmari, menilai tekanan ekonomi, persaingan kerja yang semakin ketat, serta pengaruh media sosial telah menjadi faktor yang memicu krisis identitas dan meningkatnya gangguan kesehatan mental di kalangan pemuda.

Menurutnya, banyak anak muda merasa cemas terhadap masa depan akibat sulitnya memperoleh pekerjaan yang layak dan penghasilan yang memadai. Kondisi tersebut diperparah oleh kebiasaan membandingkan diri dengan kehidupan orang lain yang ditampilkan di media sosial.

"Media sosial sering menghadirkan gambaran kehidupan yang tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Akibatnya, banyak pemuda merasa tertinggal, kehilangan kepercayaan diri, dan mengalami tekanan psikologis,” ujar Akmari.

Ia menjelaskan, rendahnya rasa percaya diri yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu berbagai persoalan sosial. Konflik dengan keluarga, lingkungan pertemanan, hingga tindakan negatif seperti tawuran dan tindak kriminal kerap berawal dari pencarian jati diri yang tidak terarah.

Sebagai solusi, KNPI Paguyangan menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus kembali dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila dinilai mampu menjadi kompas moral sekaligus benteng mental bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Beberapa langkah yang didorong KNPI antara lain memperkuat nilai spiritual, membangun interaksi sosial yang sehat di dunia nyata, menyelesaikan persoalan melalui dialog, mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam bidang ekonomi, serta aktif berorganisasi sebagai sarana pembentukan karakter.

Akmari juga mengajak seluruh pemuda di Kecamatan Paguyangan untuk berpartisipasi dalam kegiatan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan guna memperkuat rasa kebersamaan serta kepedulian sosial.

"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa. Melalui organisasi kepemudaan, kami ingin memastikan pemuda memiliki ruang yang positif untuk berkembang dan menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.****


close