Pengajian Akbar dan Santunan Yatim Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H di Dukuh Pagergunung

HARIANBUMIAYU.COM. BREBES > Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kembali ditunjukkan masyarakat Dukuh Pagergunung Desa Telaga Kecamatan Bantarkawung melalui penyelenggaraan Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim yang digelar pada Rabu (24/6/2026) malam. Kegiatan yang mengusung tema "Merayakan Tahun Baru Islam dengan Semangat Menuju Kebaikan" tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat.


Tradisi keagamaan yang telah berlangsung secara turun-temurun ini menjadi agenda tahunan masyarakat Pagergunung setiap memasuki bulan Muharram. Antusiasme warga terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan acara. Seluruh elemen masyarakat bergotong royong, bahu-membahu menyukseskan kegiatan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.

Ketua Panitia sekaligus pemilik majelis Taklim Nurul Waton   , Ceceng Abdul Kodir, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga sebagai momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.

"Alhamdulillah, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Sebelum pengajian akbar digelar, warga secara bergiliran memberikan santunan kepada anak yatim. Bahkan hampir setiap rumah ikut berpartisipasi menyisihkan rezekinya untuk membantu anak-anak yatim di lingkungan Pagergunung," ujarnya.

Pada tahun ini, sebanyak 9 anak yatim menerima santunan dari masyarakat. Meski jumlah penerima lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 12 anak, semangat berbagi dan kepedulian warga tetap tinggi.

Selain santunan, panitia juga membuka kotak amal yang diedarkan selama acara berlangsung. Seluruh hasil pengumpulan dana tersebut kembali disalurkan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap sesama.

Puncak acara diisi dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan seorang ulama dari Cianjur, Jawa Barat. Tausiah yang disampaikan mengajak masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.

Suasana semakin semarak dengan tradisi pesta kembang yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Tak hanya itu, sejumlah warga juga melaksanakan akikah sebanyak 12 ekor kambing yang kemudian dinikmati bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Keberlangsungan kegiatan ini menjadi bukti kuatnya nilai-nilai religius dan budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat Dukuh Pagergunung. Warga berharap tradisi Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim ini dapat terus dilestarikan sebagai warisan yang membawa manfaat bagi generasi mendatang.***

close