Hiking Sadapan di KPH Pekalongan Barat, Direktur Operasi Perhutani Pastikan Produksi Getah Pinus Meningkat Berkelanjutan

HARIANBUMIAYU.COM, TEGAL - Perum Perhutani terus memperkuat upaya peningkatan produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), khususnya getah pinus. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Direktur Operasi Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, yang melakukan hiking sadapan sekaligus memantau langsung kegiatan naik talang dan kerok getah pinus di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Divisi Produksi, Wakil Kepala Divisi Regional beserta Kepala Departemen Produksi, Administratur KPH Pekalongan Barat bersama jajaran manajemen, Asper/Kepala BKPH, Kepala RPH, mandor, hingga para petugas lapangan.

Sebelum meninjau lokasi sadapan di Petak 27 RPH Moga BKPH Moga, Direktur Operasi memberikan pembinaan kepada seluruh karyawan di Kantor KPH Pekalongan Barat. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung proses penyadapan guna memastikan setiap tahapan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai standar operasional, mulai dari kondisi talang, kualitas luka sadap, kebersihan bidang sadap, hingga potensi peningkatan produktivitas getah pinus.

Direktur Operasi Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas lapangan yang selama ini menjadi ujung tombak keberhasilan produksi getah pinus

"Petugas lapangan memiliki peran strategis dalam menjaga produktivitas sekaligus kelestarian tegakan pinus. Melalui kegiatan hiking sadapan ini kami ingin memastikan seluruh proses penyadapan berjalan sesuai ketentuan, sehingga produksi getah dapat terus meningkat tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan hutan," ujarnya.

Selain melakukan pemantauan teknis, Direktur Operasi juga berdialog langsung dengan para mandor dan mitra penyadap. Berbagai masukan terkait kondisi lapangan, kebutuhan operasional, hingga tantangan dalam kegiatan penyadapan menjadi bahan evaluasi untuk mendukung peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan para penyadap.

Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat, Maria Endah Ambarwati, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pekerjaan dan mencapai target produksi secara optimal.

"Kehadiran Direktur Operasi memberikan semangat dan perhatian langsung kepada petugas lapangan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas penyadapan melalui pembinaan, pengawasan, serta penerapan teknik sadap sesuai standar agar target produksi dapat tercapai secara maksimal," katanya.

Sementara itu, perwakilan mitra penyadap getah pinus, Salimin, mengaku bangga atas perhatian yang diberikan manajemen Perhutani.

Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi para penyadap sekaligus mempererat hubungan antara manajemen dan petugas lapangan. Menurutnya, perhatian langsung dari pimpinan menunjukkan komitmen Perhutani dalam mendukung peningkatan produktivitas getah pinus tanpa mengesampingkan kesejahteraan para penyadap.

Melalui sinergi yang kuat antara manajemen, petugas lapangan, dan mitra penyadap, Perum Perhutani optimistis mampu meningkatkan produksi HHBK secara berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian hutan sebagai aset penting bagi generasi mendatang.***

close